MORSE

kata “morse” berasal dari nama penciptanya yaitu Samuel F.B. Morse. morse ditemukan pada tahun 1835,namun baru dapat diterima untuk dipergunakan di seluruh dunia tahun 1851 dalam konverensi Internasional.

penggunaan morse itu sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain :
1. Suara, yaitu dengan menggunakan peluit
2. Sinar, yaitu dengan menggunakan senter
3. Tulisan, yaitu dengan menggunakan titik (.) dan strip (-)
4. Bendera, yaitu dengan menggunakan bendera morse

terkadang kita merasa kesulitan untuk menghafal atau mengingat kembali isyarat morse. Berikut ini tips menghapal morse dengan cepat. Lihat gambar di bawah ini :

Petunjuk Penggunaan :
1. Gambar di atas terbagi menjadi dua bagian, kanan, dan kiri.
2. Cara membacanya dari atas ke bawah.
3. Blok putih menunjukkan kode titik ( . ) dan blok hitam kode strip ( – ).
4. Contoh:
-> Jika isyarat menunjukan satu kali putih sama dengan satu kali titik artinya huruf E.
-> putih-putih-putih-putih artinya 4 titik ( …. )
Berarti huruf H.
-> hitam-hitam-putih artinya 2 strip 1 titik ( – – . ) berarti huruf G
5. Ingat blok sebelah kiri selalu diawali dengan blok Titik ( Putih ) dan blok kanan selalu diawali dengan blok strip ( Hitam ).

SELAMAT MENCOBA!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: